(Segera miliki koleksi majalah Al-AKHBAR edisi terbaru. Infaq Rp. 7.500,- (via SMS; 085606519111))
Bukan milik kita? Ya jangan mengaku-ngaku itu milik kita.
Tanah itu milik tuan Ahmad, ya jangan mengaku-ngaku tanah itu milik kita. Motor itu
milik tuan Mahmud, ya jangan mengaku-ngaku motor itu milik kita. Rumah itu tuan Muhammad, ya jangan mengaku-ngaku rumah itu milik kita.
Sampai hal yang kecil sekalipun, baik itu niatnya kita untuk jaga gengsi biar kelihatan
punya segalanya ataupun kita malah berniat untuk merampas hak milik orang lain.
Di depan hakim sebagian orang nekad berakting dan bersumpah palsu, merekayasa fakta, mengubah data, agar bisa mengambil harta milik orang lain. Apalagi jika pemilik harta yang asli adalah orang tidak berdaya, orang miskin, orang yang tak punya kekuasaan, orang yang
sudah renta, yang memiliki tanah luas dan potensial bagi ekonomi.
Kebiasaan mengklaim yang bukan milik kita ini harus segera dikikis habis, jika ingin merasakan kehidupan dunia yang bahagia dan kehidupan akhirat yang penuh nikmat jauh
dari laknat. Bagaimana kiatnya? Al-Akhbar edisi ini akan menjabarkan targhib dan tarhib sekaligus tips agar kita tidak lagi suka mengaku-ngaku.
Untuk lebih menguatkan pesan, kajian utama edisi kali ini dilengkapi dengan pembahasan
tentang amanah oleh Ustadz ‘Ali Basher, sekalipun beberapa edisi yang lalu redaksi sudah pernah memuat pembahasan tentang amanah, tapi pembahasan kali ini dilihat dari sudut pandang berbeda, sehingga tetap menarik.

